Monday , October 14 2019

Taman Nasional Komodo Akan Ditutup untuk Wisatawan Selama Setahun

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Taman Nasional Komodo, tampaknya harus bersiap kecewa. Pasalnya, Pemerintah Nusa Tenggara Timur berencana akan menutup lokasi wisata Taman Nasional Komodo selama satu tahun dari kunjungan wisatawan.

Hal ini bertujuan sebagai upaya meningkatkan populasi komodo dan hewan yang menjadi mangsa binatang purba tersebut.

Meskipun demikian, hingga saat ini belum diketahui kapan waktu penutupan kawasan Taman Nasional Komodo.

Namun, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat menuturkan, bahwa penutupan ini bertujuan untuk mempermudah pemerintah daerah dalam menata kawasan wisata itu.

“Kawasan wisata Taman Nasional Komodo akan ditata kembali untuk menjaga habitat Komodo agar dapat berkembang dengan baik. Habitat Komodo (varanus Komodoensis) di Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, dan Gili Dasami perlu diperbaiki agar bisa meningkatkan populasinya,” ujar Viktor.

Lebih lanjut, Viktor mengatakan bahwa kondisi tubuh komodo tak lagi sebesar dulu. Hal ini disebabkan mangsa utama mereka, seperti rusa kini menjadi usaha perburuan liar yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bahkan, beberapa waktu lalu terjadi pembantaian puluhan ekor rusa dan kerbai di lokasi Taman Nasional Komodo. “Saya khawatir jika mangsa komodo, seperti rusa terus diburu dan dibantai, maka tidak menutup kemungkinan komodo akan saling memangsa satu sama lain untuk mempertahankan hidup,” ujar Viktor.

Faktor inilah yang tampaknya mendorong pemerintah untuk segera melakukan penataan di kawasan wisata Taman Nasional Komodo, dengan menutup sementara selama satu tahun.  Penataan kawasan ini menurut Viktor sebagai bentuk perlindungan negara terhadap komodo yang merupakan satu-satunya binatang langka di dunia. Sementara itu, menurut catatan, saat ini populasi komodo yang masih hidup di alam liar sekitar kawasan Taman Nasional Komodo berada pada kisaran 4 ribu hingga 5 ribu ekor. Sekitar 1.700 ekor komodo berada di Pulau Komodo, 1.300 ekor menyebar di Pulau Rinca, 100 ekor di Gili Motang, 100 ekor lainnya di Gili Dasami, dan menurut perkiraan sekitar 2 ribu ekor komodo menyebar di daratan Pulau Flores.

Check Also

Ciptagelar, Kampung Adat di Sukabumi yang Teguh Memegang Tradisi

Sebuah kampung adat bernama Ciptagelar di Sukabumi, Jawa Barat masih memegang erat tradisinya hingga saat …

 
royal safari
Joody
Al Sharif tourism
Al Sharif oud
juri
Albasha
aljazeerah restaurant
Zahra Aljazeerah
alsadda
Al Marina
bandar
jumaira
andalus
Villa Raja
sam
shisha
jumbulu