Monday , October 14 2019

Pilpres dan Pembagian Dividen Bakal Pengaruhi Rupiah di Kuartal II 2019

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diprediksi akan bergerak stabil tahun ini. Walaupun demikian, pada kuartal II-2019 ada risiko pergerakan nilai tukar rupiah akan melemah. Direktur Strategi Investasi dan Kepala Makroekonomi Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat mengatakan adanya faktor musiman pembayaran dividen pada kuartal II 2019 ditambah risiko dari Pemilihan Presiden ( Pilpres) yang akan berlangsung di bulan April mendatang. “Second quarter itu melemah sedikit karena ada pembayaran dividen, ditambah ada Pilpres. Pilpres ini hangat tapi tidak membakar,” ujar Budi ketika memberikan penjelasan kepada awak media di kantornya.

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI), menurut Budi, harus mengantisipasi hal ini. Pasalnya, motor penggerak perekonomian dalam negeri belum cukup kuat. Indonesia masih terlalu mengandalkan ekspor komoditas ketika harga komoditas sangat tergantung pada kondisi pasar global. “Memang ada tren kenaikan harga komoditas dibanding cost commodity, tapi itu masih tradisionalm kalau diperkuat manufaktur lebih bagus,” jelas Budi. Hingga akhir tahun, rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp 14.000 hingga Rp 14.800 per dollar AS. Relatif stabilnya pergerakan rupiah tahun ini lebih disebabkan kondisi eksternal seperti dollar AS yang bergerak lebih jinak, bahkan diprediksi akan melemah sekitar 2 persen, dampak dari shutdown atau penutupan sementara pemerintah AS selama 35 hari di awal tahun ini. Sementara, masih banyak faktor eksternal lain yang menjadi risiko perekonomian global ke depannya seperti Brexit juga perang dagang antara AS dan China.

Check Also

Akuisisi Freeport Ke Pangkuan Indonesia

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bercerita dalam laman facebooknya mengenai perjalanan pemerintah Indonesia mengakuisisi …

 
royal safari
Joody
Al Sharif tourism
Al Sharif oud
juri
Albasha
aljazeerah restaurant
Zahra Aljazeerah
alsadda
Al Marina
bandar
jumaira
andalus
Villa Raja
sam
shisha
jumbulu